PENGARUH KOMPOSISI NaOH PADA KONVERSI ABU LAYANG BATUBARA PAITON MENJADI ZEOLIT A

Abstrak

Konversi abu layang batubara menjadi zeolit merupakan salah satu alternatif pemanfaatan abu layang batubara. Pada penelitian ini, zeolit A murni telah berhasil disintesis dari abu layang batubara Paiton melalui perlakuan pemisahan magnetik dan metode fusi alkali menggunakan NaOH untuk aktivasi Si dan Al dalam abu layang dengan variasi rasio NaOH/FA = 0,8; 1,0; 1,2 dan 1,4. Kelarutan Si dan Al terbesar didapatkan pada rasio NaOH/FA = 1,4. Gel dipreparasi dengan rasio SiO2/Al2O3 = 1,64 melalui penambahan NaAlO2 sebagai sumber Al. Kristalisasi dilakukan pada suhu 100oC salama 24 jam. Hasil karakterisasi dengan menggunakan XRD dan FTIR, menunjukkan keseluruhan produk adalah zeolit A. Hasil produk terbanyak didapatkan dari rasio NaOH/FA = 1,4 tetapi kristalinitas tertinggi didapatkan dari rasio NaOH/FA = 0,8. Nilai kapasitas pengikatan kalsium (CBC) zeolit dengan rasio NaOH/FA 0,8 adalah paling tinggi yaitu 296,16 meq/100gr .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: